Pasar Tani PKS di Andoolo Sukses Besar: Borong Hasil Panen Petani hingga Produk Nelayan - ERA BARU KONSEL

ERA BARU KONSEL

Berbagi Cerita Lewat Berita

wisata-kita

Senin, 16 Februari 2026

Pasar Tani PKS di Andoolo Sukses Besar: Borong Hasil Panen Petani hingga Produk Nelayan

 


ANDOOLO, KONAWE SELATAN – Di bawah keteduhan pohon kelapa Desa Lalonggombu, Kecamatan Andoolo, suasana hangat menyelimuti gelaran Pasar Tani PKS yang dilaksanakan pada Sabtu (14/02/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian komitmen PKS dalam menyerap hasil bumi lokal secara langsung dari tangan pertama.

Berbagai komoditas ludes terjual dalam waktu singkat. Para petani menjajakan hasil kebun seperti semangka, labu, dan sayur-mayur segar. Di sisi lain, sektor peternakan mencatat penjualan luar biasa dengan ratusan rak telur yang habis sekejap, bahkan kehadiran ayam hias turut menarik perhatian pengunjung. Tak ketinggalan, nelayan asal Bombana turut meramaikan pasar dengan membawa berkotak-kotak hasil tangkapan laut segar.

Kehadiran Tokoh dan Komitmen Politik Anggaran

Acara ini dihadiri oleh jajaran elit PKS, mulai dari tingkat wilayah hingga daerah. Hadir sebagai tuan rumah, Ketua DPD PKS Konawe Selatan, H. Anjar Wahyu Widianto, SH., bersama jajaran DPW PKS Sulawesi Tenggara, serta para Anggota Legislatif (Aleg) tingkat kabupaten maupun provinsi.



Dalam sambutannya, H. Anjar menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme kelompok tani dan masyarakat yang hadir.

"Kehadiran bapak dan ibu sekalian menjadi penyemangat bagi PKS untuk terus konsisten membersamai warga Konawe Selatan," ujarnya.

Solusi Harga Anjlok dan Inovasi Ekspor



Kepala Bidang Ketenagakerjaan Pertanian, Peternakan, dan Nelayan DPW PKS Sultra, Ngadiman, SE, MM., menyoroti tantangan klasik yang dihadapi sektor pangan. "Petani kita sering kesulitan saat proses produksi, namun ironisnya saat panen melimpah, harga pasar justru anjlok. Ketimpangan inilah yang menjadi fokus perhatian dan advokasi PKS ke depan," tegas Ngadiman.

Sebagai solusi jangka panjang, PKS juga melakukan launching produk binaan berupa pengolahan limbah kelapa. Limbah yang sebelumnya kurang bernilai kini diolah menjadi:

  • Cocopeat (media tanam)

  • Coco Fiber (serat kelapa)

  • Coco Chips

Produk-produk ini dinilai memiliki potensi ekspor yang tinggi sehingga diharapkan mampu mendongkrak pendapatan ekonomi kreatif warga lokal.

Edukasi Melalui Sekolah Tani Ternak dan Nelayan (STTN)



Tak hanya sekadar jual-beli, acara ini diisi dengan penguatan kapasitas SDM melalui Sekolah Tani Ternak dan Nelayan (STTN). Dua pakar industri dihadirkan untuk memberikan edukasi teknis kepada peserta:

  1. Irwan (PT Mahakam): Memberikan edukasi mengenai penggunaan pestisida yang efektif dan aman.

  2. Ahmad (PT East West Seed Indonesia/EWINDO): Menjelaskan pemanfaatan cocopeat sebagai media tanam modern yang produktif.

Dengan suksesnya acara ini, PKS menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menyapa warga saat momentum politik, tetapi terus mendampingi petani, peternak, dan nelayan demi tercapainya penghidupan yang layak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

wisata-kita