BAITO - Konawe Selatan, Reses Masa Sidang ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan. Arjun, S.T. Berlangsung hikdmad di tribun kantor Camat Baito, (Senin, 9/2/26).
Tribun Tie Telete adalah nama yang di ambil dari tokoh pahlawan yang di abadikan dan meninggal dunia di gunung wawowonua kini dijadikan Icon tribun Kecamatan Baito. Dalam Reses tersebut Camat Baito turut hadir dan membuka secara resmi kegiatan tersebut. "kita bersyukur mempunyai Wakil Ketua Dua (ll), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sebagai tempat kita menyampaikan aspirasi guna pembangunan dimasa depan". Sambutnya
"Saya meminta ke depan agar lampu jalan dipasang di perempatan walet dan di depan kantor camat, serta tikungan dan perempatan yang rawan kecelakaan, untuk dilakukan penerangan" Lanjutnya
Dalam momen yang berharga itu Camat juga turut memaparkan usulan sebelumnya dan telah terealisasi "Alhamdulillah Usulan yang sudah terealisasi yaitu drainase di depan masjid baito, di Sambahule, dan kita berharap dipertemuan ini banyak lagi usulan dan dapat terealisasi". Pungakas, camat Baito Sudarsono, S.E.
" Untuk itu hadirnya perwakilan rakyat di tengah-tengah kita untuk sebisa dan semampu mungkin dapat menyerap seluruh aspirasi dari masyarakat, khususnya di kecamatan baito. Terimakasih Pak Arjun atas atensinya, dan kita berharap usulan malam hari ini juga dapat di serap sebagaimana mestinya" Tutupnya.
Malam yang semakin Riang lanjut sesi serap aspirasi dimana Arjun, S.T langsung menyampaikan tujuan dan maksud Reses kali ini. Karena sejatinya Pokok-pokok pikiran pada dasarnya adalah realisasi usulan masyarakat guna meningkatkan pelayanan dan pembangunan daerah. " Malam ini adalah waktunya Bapak/Ibu, keluarga Saya semua untuk menyampaikan Aspirasi guna kita perjuangkan bersama". Sambutnya
"Alhamdulillah kita telah realisasi beberapa bantuan, bidang pendidikan, renovasi masjid, drainase, alat pertanian, alat mobiler,, da lain sebagainya, InsyaAllah kita akan terus perjuangkan Usulan lain yang sementara kita perjuangkan". Ungkap Arjun, S.T.
Salah satu sorotan tajam dalam sambutan Arjun, S.T diantaranya dalam bidang pendidikan. Menurutnya pendidikan adalah investasi di masa depan. "Kedepan kita akan terus memperjuangkan anak-anak kita untuk berpendidikan, karena pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi regenerasi di kecamatan Baito" Lanjutnya.
Wakil ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi PKS tersebut juga turut memberikan kata penutup yang bijak. Menurut nya Kita harus terus mengembangkan sayap untuk berpendidikan dan memperjuangkan bukan hanya hajat pribadi namun juga jahat hidup orang banyak.
"Teruslah mengembangkan sayap, dalam memperjuangkan hajat hidup orang tua, keluarga dan lebih lagi hajat hidup orang banyak. Karena kelak Aallah akan mencatatnya sebagai Amal ibadah bagi kita semua. Tutupnya.
Dalam sesi berikutnya yaitu Penyampaian usulan aspirasi masyarakat. Berlomba angkat tangan beberapa masyarakat lebih dahulu ingin menyampaikan aspirasi mereka. Seorang petani pak jusman mengusulkan bibit kelapa, untuk di desa tolihe. Dan bantuan untuk masjid.
Pak bahrun mengungkapkan, keresahannya mengenai lahap HKM, yang dijanjikan akan beralih kepemilikan di masyarakat baito. Namun sampai kini tak terealisasi, dan masih berjuang untuk mendapatkan hak tersebut pahan HKM yang berkisar -+ 61 hektar. Dan terjual sekitar 200-300 hektar. Kini menjadi polemik ditengah masyarakat baito.
Diantara yang lain muncul seorang pemuda dari desa matabubu Agus, S.E, menyampaikan keresahan mendalam yang dialaminya selama bertahun-tahun. Dalam ungkapan tersebut menyebutkan beberapa keprihatinan yang mendalam di alami masyarakat desa matabubu selamat berpuluh-puluh tahun lamannya. Beliau mengungkap bahwa "Pak Dewan yang terhormat, Kami Desa Matabubu hanya mempunyai segelintir harapan dan usulan dari tahun ke tahun, dari pemimpin ke pemimpin lainya, dari wakil ke wakil lainya, kami menyamapydan mengharapkan agar Jalan Ruas Alangga - Matabubu - Amasara Harus dan cepat di prioritaskan untuk pengaspalan". Tegasnya
"Disi yang lain Matabubu adalah bukan desa yang tidak produktif, ada banyak komoditi unggulan disana yang bisa menjadi daya tawar alasan mengapa Matabubu perlu mendapatkan atensi untuk dilakukan pengaspalan. Diantaranya komoditi, sawit, kelapa, padi, jagung, dan lain sebagainya. Dan juga sebagai implementasi perhatian pemerintah terhadap daerahnya" Tutup Agus, S.E,. Juga sebagai tokoh muda Desa Matabubu.
Lebih lanjut dalam respon cepat, Arjun, S.T., merespon positif semua usulan tersebut dan langsung di atensi dan akan dapat direalisasikan dengan cepat, di antaranya, usulan bantuan bibit kelapa, bantuan alat qosidah, bantuan masjid, bantuan usaha, dan mengatesni Usulan pengaspalan Ruas jalan Alangga-Matabubu-Amasara. Beliau berkomitmen untuk berjuang di tengah dan bersama masyarakat.
Acara tersebut di akhiri dengan sesi foto bersama dan harapan yang akan terus menuai jalanya. Masyarakat akan percaya dengan wakilnya jika wakil tersebut senantiasa bersama Rakyatnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar