KONAWE SELATAN, 04/12/2025 – Umat Muslim di Indonesia dan seluruh dunia bersiap menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri (Lebaran) yang diperkirakan akan jatuh lebih awal pada tahun 2026 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Perubahan ini sejalan dengan kalender Hijriah yang bergerak maju sekitar 10 hingga 11 hari setiap tahun dalam kalender Masehi.
Kapan Awal Ramadan 1447 H?
Berdasarkan perhitungan hisab (metode perhitungan astronomi), awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah diprediksi akan jatuh pada pertengahan bulan Februari 2026.
Prakiraan Awal Puasa 1 Ramadan 1447 H: Selasa, 17 Februari 2026
Penentuan resmi tanggal ini di Indonesia akan dilakukan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, yang biasanya dilaksanakan pada hari-hari terakhir bulan Syakban 1447 H. Sidang isbat akan mempertimbangkan hasil hisab serta laporan rukyatul hilal (pengamatan hilal/bulan baru) di berbagai lokasi di Indonesia.
Prakiraan Hari Raya Idulfitri 1447 H
Setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, umat Muslim akan merayakan Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan prakiraan awal Ramadan di atas, Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah juga akan jatuh lebih awal, yaitu pada pertengahan bulan Maret 2026.
Prakiraan Hari Raya Lebaran 1 Syawal 1447 H: Rabu, 18 Maret 2026
Persiapan Lebih Cepat
Pergeseran waktu ini tentu menuntut umat Muslim untuk melakukan persiapan lebih awal. Masyarakat diimbau untuk mulai mengatur rencana cuti, perjalanan mudik, serta persiapan spiritual menyambut bulan penuh berkah.
Meskipun demikian, perlu diingat bahwa tanggal-tanggal di atas adalah prakiraan berdasarkan hisab dan bisa mengalami sedikit perbedaan tergantung hasil pengamatan hilal. Masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai patokan utama.
Untuk informasi lebih lanjut dan perkembangan terbaru, pantau terus pengumuman resmi dari Kementerian Agama RI.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar